
UAM.AC.ID Sidoarjo – Universitas Anwar Medika (UAM) baru‑baru ini menggelar “Sharing Session Penguatan Kolaborasi dan Tata Kelola Institusi” bersama RSU Anwar Medika. Forum strategis ini dihadiri pimpinan universitas, ketua prodi, serta manajemen rumah sakit, dan menjadi ajang bertukar gagasan tentang bagaimana dunia pendidikan tinggi kesehatan dapat beriringan dengan layanan medis untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke praktik profesional. Semangat kolaboratif tampak sejak pembukaan, ketika kedua lembaga menegaskan visi bersama: membangun ekosistem akademik‑klinik yang saling menguatkan demi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik.


Diskusi berlangsung hangat dan produktif, memetakan peran strategis masing‑masing: UAM fokus pada pengembangan kurikulum adaptif dan riset terapan, sementara RSU Anwar Medika menyediakan lahan praktik klinik yang komprehensif serta data kasus riil untuk penelitian. Kedua pihak juga menyoroti pentingnya tata kelola institusi yang agile—mulai dari sistem penjaminan mutu, integrasi teknologi informasi, hingga program pelatihan bersama dosen, klinisi, dan mahasiswa. Hasilnya, sejumlah rencana aksi disepakati, seperti pengembangan modul pembelajaran berbasis kasus, joint conference tahunan, dan program magang terstruktur yang menekankan soft skills profesional.
Penandatanganan Implementation Arrangement oleh Dirut RS Anwar Medika & Rektor UAM

Melalui sesi ini, UAM menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan tata kelola adaptif dan kolaboratif. Sinergi erat dengan RSU Anwar Medika diharapkan menjadi model kemitraan kampus‑rumah sakit yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga mempercepat pengembangan SDM unggul di bidang kesehatan. Dengan pondasi kerja sama yang kuat, kedua institusi optimistis dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan pelayanan kesehatan nasional dan terwujudnya generasi tenaga medis Indonesia yang kompeten, beretika, dan responsif terhadap tantangan masa depan.(Fikri/Hms)
Penulis & Penyunting : M Ghazwul Fikri J
